Chapter I : Mengenal Jurnalistik

Kamis, 01 Maret 2018

Chapter I : Mengenal Jurnalistik


Assalamualaikum Wr. Wb

Hai, back again with me gaesss dalam berbagi pengalaman belajar jurnalistik di UMM.
Kamis, 01 Maret 2018. Kelas pertama kami dimulai pada pukul 07.30 WIB, Nah karena sudah memasuki minggu kedua dalam perkuliahan jadi materi sudah mulai berjalan. Ngomongin soal jurnalistik saya pribadi bukan orang yang pandai menulis ataupun bercerita. Saya juga tidak memiliki background seorang jurnalis, jadi menurut saya MATKUL Dasar-dasar Jurnalistik ini akan sangat membantu saya dan menambah wawasan tentang dunia jurnalistik itu sendiri.

Nah, kebetulan dosen jurnalistik saya saat ini yaitu dosen yang mengajar MATKUL Azas-azas Manjemen pada semester 1, yaitu Ibu Winda Hardyanti S.Sos, M.Si , jadi kami sekelas sudah mengenal sedikit tentang beliau.

Oke cuss tentang materi pertama yang beliau sampaikan tadi.

ETIMOLOGI JURNALIS

Diurna > Journal > Journalistic

Diurna adalah sebutan untuk Jurnalist pada jaman romawi. Sedangkan, Diurnari adalah sebutan untuk orang yang menulis.

PROSES JURNALISTIK :

Kemampuan mengumpulkan, memilih, mengkoleksikan kegiatan kemudian menuliskanya ke publik
Kustadi Suhandang, 2004

Mengelola , mengumpulkan hingga mempublikasikan informasi harian yang menarik untuk publik
Onong Uchjana, 1981

The collecting, writng, editing, and presenting of news articles in newspapers and magazines and in radio and television broadcast and media social.
Farlex Dictionary

Jadi kesimpulannya yaitu Proses Jurnalistik adalah suatu proses mengumpulkan, mempresentasikan, dan mepublikasikanya kepada khalayak umum. Intinya bagaimana cara kita dapat menceritakan aktivitas harian yang menarik untuk publik.

APA PERBEDAAN JURNALISTIK, MEDIA MASSA, JURNALIS, DAN PERS SIH?

Jurnalistik : adalah proses dalam mencari berita.
Media Massa : adalah sarana yang digunakan untuk menyebarluaskan informasi (Contoh : Koran, Majalah, Televisi, etc)
Jurnalis : adalah orang yang mencari data, mengolah dan mempublikasikannya.
Pers : adalah lembaga yang mengolah kegiatan jurnalis, wadah untuk para jurnalis menyampaikan berita yang didapat. (Contoh : Jawa Pos, Radar Malang, Kompas, etc)

PRODUK JURNALISTIK

Produk jurnalistik dibagi menjadi 2 yaitu :

News
Dalam berita itu sendiri terdapat jenis-jenis berita yaitu Straight News (Berita Headline), dan Feature.
1. Straight News adalah berita yang biasanya dipaparkan lebih besar dibandingkan berita lainnya dalam surat kabar.
2. Feature adalah berita yang dikategorikan sebagai softnews, yang artinya berita yang diabaikan dan cenderung tidak akan basi.

Views
Views juga memiliki beberapa komponen seperti Artikel, Opini, Kolom, Tajuk Rencana
1. Artikel adalah suatu tulisan yang berisikan fakta dan data yang dapat dipercaya. (Biasanya terdapat pada majalah)
2. Opini adalah tulisan yang dibuat oleh penulis diluar dari lembaga yang berisi tentang pandangan dan pendapat penulis itu sendiri.
3. Kolom adalah pendapat singkat seseorang terhadap suatu persoalan, biasanya lebih menkankan pada aspek pengamatan dan pemaknaan.
4. Tajuk Rencana atau editorial adalah opini dan sikap resmi suatu media massa terhadap persoalan yang kontroversial.

TUJUAN UTAMA JURNALISME

Menyediakan informasi yang dibutuhkan warga agr mereka bisa hidup bebas dan mampu mengatur diri sendiri.
Bill Kovach

Nah setelah kami membahas beberapa materi tadi, dan sudah mengetahui tujuan utama jurnalisme. Kami disuguhkan kasus yaitu apakah tujuan jurnalisme di indonesia sudah sesuai atau tidak. Dari segi aspek sosial, ekonomi, dan politik. Kebanyakan dari kami merasa tujuan utama jurnalisme belum maksimal. Karena beberapa media massa menggunakan kekuasaannya untuk kepentingan pribadi mereka.

TIPS !!!

HOW TO BE A GOOD JOURNALIST

1. Bisa dan hobi menulis
Tentu dong menjadi seorang jurnalis haruslah bisa dan hobi menulis, gimana kalau gak hobi menulis nanti bawaannya jadi gak enjoy dong hahaha.

2. Terampil berbicara
Jurnalis juga harus terampil dalam berbicara loh, harus bisa menggali informasi dari narasumber dengan terampil.

3. Peduli dan cinta bahasa
Seorang jurnalis harus juga peduli sama bahasa kita, tutur kata yang baik akan mencerminkan diri kita, jadi jurnalis harus bisa berbahasa yang baik yah gaess.

4. Senang bergaul dengan banyak orang
Apa jadinya kalau jurnalis tidak banyak bergaul? Informasi yang akan didapat nanti tidak aktual jadinya dong. Jurnalis harus mempunyai banyak kenalan mulai dari tukang becak sampai pejabat tinggi negara kalau perlu hahaha.

5. Senang berpetualang
Jurnalis harus senang berpetualang mencari informasi-informasi

6. Menyukai tantangan
Apa jadinya kalau dalam liputan sedang terjadi hal yang belum kita rasakan sebelumnya? Jurnalis harus siap dengan segala tantangan yang menghadang.

7. Siap bekerja di bawah tekanan
Seorang jurnalis harus siap lahir dan batin dalam menghadapi tekanan yang akan terjadi nanti. What doesn’t kill you make you stronger.

8. “Panjang Telinga” (Kepo)
Rasa ingin tau yang tinggi akan jadi modal utama loh dalam menjadi seorang jurnalis.

9. “Hidung Tajam” (Kritis)
Jurnalis harus tau momen yang dapat diambil dan menjadi sebuah kajian berita yang bermutu yah.

Oke Terima Kasih kepada para pembaca yang mau membaca di blog ini. Semoga ilmu yang ada di blog ini dapat bermanfat bagi para readers semua. Kritik dan saran kalian akan sangat membantu dalam memperbaiki konten yang akan saya berikan selanjutnya. Cheerssss gaess.


Wassalamualaikum Wr. Wb. 

0 komentar :

Posting Komentar