Mei 2018

Rabu, 23 Mei 2018

Ulang Tahun ke-27, UMM FM Menghadirkan Penyiar dari Gen FM Surabaya.


Semarak Aksi Radio Berpesta (SEMESTA) menjadi tema ulang tahun UMM FM Sabtu lalu (12/5). Berbeda dengan tahun sebelumnya kali ini UMM FM mengadakan Seminar yang diselenggarakan untuk umum di Eiskaffe, Malang. Mengusung tema seminar “How To Be Good Anouncer” UMM FM mengundang pemateri khusus dari Gen FM Surabaya.

“Ini acara tahunan, dan tiap tahun pasti tema dan acaranya beda-beda. Sebenernya kita itu ingin acaranya benar-benar dinikmati oleh umum, jadi tidak terbatas untuk peserta lomba saja. Jadi biar kita sekalian membranding radio kita gitu, gak cuman di UMM saja, di semua Indonesia kalau bisa, dan juga siapa sih yang gak kenal Gen FM, di Jakarta ada, di Surabaya juga ada,” Ujar Wicha Masitha, selaku panitia.

Untuk membuat orang-orang khususnya anak muda Malang bisa tertarik dengan acara tersebut, UMM FM memilih nuansa cafe untuk tempat seminar kali ini. “Kalau di kampus kan meskipun kita bilang umum tapi kesannya hanya untuk anak kampus saja, mangkanya kita pilih cafe dan kita nyari cafe yang anak muda banget gitu, jadi kita milih Eiskaffe deh,” imbuhnya.


Peserta merasa senang dengan adanya seminar dan pengenalan terhadap dunia broadcasting dan 
announcer yang disampaikan oleh pemateri. “Senang sekali ada acara seperti ini, soalnya kita bisa belajar langsung dari ahlinya yang sudah berpengalaman banget di radio, dan lebih lagi penyiarnya dari Gen FM Surabaya, pastinya sudah professional, sekalian juga bisa ngisi waktu luang saya.” Ujar Iffah, salah satu peserta seminar. (ryn)

Rabu, 16 Mei 2018

Transkrip Wawancara SEMESTA UMM


Narasumber : 

Wicha Riski Sasti Masitha Widodo
(Music Director UMM-FM)

SEMESTA ini diambil dari apasih?

SEMESTA itu diambil dari Semarak Radio Berpesta.

Kenapa mengambil Tema tersebut untuk acara UMM FM?

Jadi sebenernya kita itu ingin acaranya bener-bener dinikmati. Acara-acara sebelumnya itu hanya bisa dinikmati oleh peserta lomba aja, tapi yang sekarang kita ingin acaranya itu dinikmati oleh semuanya, mangkanya kita buka seminarnya juga buat umum, ada OTSnya juga kan. Siapa tau ada yang datang tapi bukan dari anak UMM aja, dari UNIV lain, atau SMA, atau luar kota juga kesini gitu. Jadi maksudnya biar kita itu berpesta radio nggak cuma siaran aja tapi kita juga punya acara buat branding radio kita gitu, jadi gak cuman di UMM aja, di semua Indonesia kalau bisa.

Apakah acara seperti SEMESTA ini yang pertama kali dan hanya berbentuk Seminar saja?

Ini acara tahunan, dan tiap tahun pasti tema dan acaranya beda-beda. Tahun lalu itu lombanya ada lomba announcer, terus ada lomba MC juga, terus malam harinya kita ada Awarding Night gitu. Kalau dari crewnya kita sendiri ada drama musikal.Tetapi untuk tahun ini hanya Seminar dan Lomba.

Kapan Lombanya diadain tuh?

Lombanya itu diadain nanti jam 1 sampe selesai. Sebenernya lombanya itu awalnya babak penyisihan, sebelumnya peserta sudah ngirim voice note, jadi sama juri diseleksi 10 besar, nah 10 besarnya ini sudah finalis semi-final dan nanti semi-final nya dipilih lagi 5 besar nah entar dipilih lagi juara 1,2,3 nya.

Untuk sistem peserta lombanya itu gimana?

Peserta lombanya itu dari umum, usianya 17 - 22 tahun, jadi bebas gitu, nggak cuman anak kuliahan aja kan, pesertanya juga ada yang dari SMA. Pesertanya itu nanti berpasang-pasangan.

Kenapa milih suasana cafe buat acara ini?

Kenapa milih cafe, yang pertama, karena kita pertamanya itu kan ingin di aula kampus aja, tapi ternyata kita kan emang tujuannya ngebranding radio kita, kita juga nyediain OTS, karena acara kita buat umum jadi lebih seru di outdoor aja deh daripada di kampus. Kalau di kampus kan meskipun kita bilangnya umum tapi kesannya kayak buat anak kampus aja gitu padahal target kita kan umum, jadi mangkanya kita pilih cafe dan kita nyari cafe yang anak muda banget gitu.
Mangkanya kita milih Eiskaffe.

Kenapa milih GEN-FM sebagai pemateri seminar?

Sebelum masuk UMM FM biasanya kan ada diklat tuh, terus juga ada job plaining. Waktu job plaining itu kita wisatanya ke GEN-FM jadi kayak kita udah punya nama gitu ke GEN-FM, dan juga siapa sih yang gak kenal GEN-FM , di Jakarta ada, di Surabaya juga ada.

Apa yang diharapkan untuk peserta tahun ini dan untuk UMM FM?


Ya semoga mereka yang bener-bener usaha buat lomba ini semoga hasilnya tidak mengecewakan usaha mereka. Untuk UMM FM semoga dengan adanya acara seperti ini dapat membranding UMM FM dan makin dikenal.

Narasumber :

Iffah Al-Abadiyah
Peserta Seminar SEMESTA

Apakah sudah pernah ikut seminar seperti semesta sebelumnya?

Belum pernah sih, ini baru pertama kali saya ikut seminar radio. Pematerinya juga berbagi Tips dan Ilmu tentang bagaimana menjadi penyiar yang baik.

Apasih manfaat mengikuti seminar seperti ini?

Yang pertama pasti yang mendapatkan ilmu, yang kedua kita dapet pengetahuan baru yang tidak didapatkan di kelas, yang ketiga ya lumayan lah buat ngisi waktu luang.

Senang enggak kalau ada acara seminar seperti ini lagi?

Seneng lah, soalnya kan kita bisa belajar langsung dari penyiar yang udah berpengalaman banget di radio, dan lebih lagi penyiarnya kan dari GEN-FM Surabaya, pastinya sudah professional


Kamis, 03 Mei 2018

Perayaan Hardiknas, Siswa SD Kuliah Satu Hari


Sumber : Instagram @ummcampus

Dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional pada hari Rabu (2/5) lalu, UMM mengadakan program Kids in College. Dengan melibatkan sejumlah SD disekitar kampus, kurang lebih 60 siswa dari SDK Petra Malang dan SDN Grimoyo 2 diajak untuk mengikuti proses perkuliahan di Lab Ilmu Komunikasi UMM.

Rahadi M.Si selaku Sekretaris Lab Ilmu Komunikasi UMM mengatakan "Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan Anak SD Masuk Kuliah ini. Tadi mereka juga belajar menjadi presenter dan sempat menonton tayangan film anak karya mahasiswa IKOM," ujarnya. Program ini diusung oleh UMM untuk memperkenalkan kehidupan kampus kepada calon penerus masa depan bangsa.

Selain belajar menjadi presenter, mereka juga belajar mengenai proses pembuatan berita TV dan membuat Talkshow sederhana didampingi dosen dan laboran. Tria, siswa SDN Girimoyo 2 salah satunya, "Saya senang sekali belajar menjadi presenter TV, rasanya seperti masuk TV beneran. Sebelumnya saya tidak pernah tahu proses di studio itu seperti apa," ujarnya. (ryn)